Menghasilkan tamatan yang cerdas, terampil, kepribadian mandiri, kompetitif dan berakhlak mulia

Batik yang Indah di Utara Indonesia, dari Tangan Narapidana

07 November 2019
15:25:20 WIB

Nunukan - Mungkin sedikit orang yang tahu, bahwa Kabupaten Nunukan punya lapas yang memproduksi batik khas Nunukan. Batik Lulantatibu namanya. Seperti apa ya?

detikcom bersama PLN mengadakan program Tapal Batas yang mengulas mengenai perkembangan infrastruktur listrik, perekonomian, pendidikan, pertahanan dan keamanan, hingga budaya serta pariwisata di beberapa wilayah terdepan.

Salah satunya di Kabupaten Nunukan di Kalimantan Utara. Tim Tapal Batas detikcom bersama PLN datang ke Kabupaten Nunukan pada tanggal 4-12 Oktober 2019 lalu. Salah satu tempat yang kami kunjungi adalah Pulau Nunukan.

Ada hal yang menarik di Pulau Nunukan, dimana salah satu rumah kreatif di sana berada di dalam lapas dan aktif. Mereka memproduksi kain batik yang merupakan khas Nunukan, yaitu Batik Lulantatibu.

detikcom pun berbincang dengan Halif Shodiqulamin, Kepala Seksi Bina Narapidana dan Kegiatan Kerja di Lapas Kelas IIB Nunukan. Halif menuturkan bahwa kegiatan membatik ini merupakan kerjasama dengan Dinas Pariwisata Nunukan.

"Kegiatan membatik ini merupakan kerjasama lapas dengan Dinas Pariwisata Nunukan dalam pengembangan dan budidaya Batik Lulantatibu," ungkap Halif membuka cerita.

Halif pun menceritakan bahwa Batik Lulantatibu menjadi identitas dari Nunukan. Motifnya yang khas mewakili 5 suku dayak yang ada di Kabupaten Nunukan.

"Nama Lulantatibu merupakan singkatan dari 5 etnis Dayak yaitu Dayak Lundayah, Dayak Tagalan, Dayak Taghol, Dayak Tidung dan Bulungan. Dan tentu saja batik ini memiliki corak khas yang mewakili etnis-etnis Dayak di Kabupaten Nunukan," paparnya.

Proses pembuatan batik ini sama seperti pembuatan batik pada umumnya. Yang membuat beda adalah motifnya yang sangat khas.

"Proses pembuatannya sama seperti pembuatan batik pada umumnya. Pembuatan pola, kemudian proses pencantingan, lanjut ke pewarnaan, dan tahap finishing. Di tahap akhir kita rendam kain untuk penghilangan lilin dan kita jemur," jelasnya.

Kegiatan membatik di Lapas Kelas IIB Nunukan ini telah berlangsung selama 3 bulan. Walau tergolong masih baru, namun mereka telah berhasil menjual produk batik.

"Kita telah mengadakan kegiatan membatik ini selama 3 bulan dan ini adalah periode pertama. Selama itu kita telah menghasilkan batik dan kita jual. Pertama kali kita jual 9 lembar di SMK Nunukan dalam rangka Festival Tanjung Selor dan saat ini kita sedang mengerjakan 15 lembar pesanan dari Balikpapan," kata Halif.

Untuk masalah harga, lapas sudah punya tarif. Mereka menjual perlembarnya batik buatan mereka seharga Rp 350 ribu. Dan hebatnya lapas juga menerima request sesuai yang diinginkan pelanggan.

Batik Lulantatibu di lapas dikerjakan oleh 13 orang yang terdiri dari 4 pria dan 9 wanita. Mereka pun dibagi sesuai proses hingga setiap orang punya fokus masing-masing.

"Kita tidak memaksakan siapapun untuk harus bisa ini atau bisa itu. Kita juga tidak memaksakan bahwa hari ini harus ada batik yang dihasilkan. Semuanya berjalan apa adanya sesuai keinginan dan kemampuan dari warga binaan. Jam kerja memang setiap hari, mulai dari pukul 9 pagi sampai setengah 6 sore," ujar Halif.

Tentu proses awal belajar warga binaan membuat kita penasaran. Apakah mereka butuh waktu yang lama untuk belajar? Dan Halif pun memberikan paparannya.

"Sebelum masuk ke dalam tahap pembinaan, kami melakukan maping dalam bentuk assigmant dan kebutuhan. Seperti apa potensi dan apa yang mereka inginkan. Kita pun hanya melakukan pelatihan selama 3 hari dan kita bebaskan mereka ingin berperan dimana. Dan berlangsung hingga sekarang," jelasnya.

Tag

Share



2 Komentar

    umroh 28 November 2019

    https://umrohyou.com

    Mr x 15 Desember 2019

    Awal 1 Akhir

Form Komentar

Google Search

Tag Cloud


Agenda

'Sebagai sarana uji coba Ujian Nasional 2014, Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan ...'

' Kegiatan ini terselenggara atas dasar program kerja tahunan dan rapat dewan ...'

Artikel Terpopuler

  Setelah kita punya Server lokal (Localhost)
  Bagaimanapun untuk mendukung dan mempublikasikan konten

Berita Terpopuler

Jadwal uji coba tim nasional Indonesia U-19 di Tur Timur Tengah
Jika tahun lalu Kurikulum 2013 hanya diterapkan terbatas di

Video Terpopuler

Facebook Fanpage

Link Website